Semua artikel

Afiliator Tidak Posting Setelah Dapat Sampel? Ini Langkah Brand

Oleh Slava Bondar, pendiri CreatorFlow · Terbit 15 Okt 2026 · 6 menit baca

Juga tersedia dalam: English

Hampir setiap brand yang aktif di TikTok Shop pernah mengalaminya: sampel sudah dikirim, paket sudah diterima, tapi videonya tidak pernah muncul. Sebagian kecil kreator memang sengaja hanya mengincar barang gratis, tapi lebih sering masalahnya ada di proses: kreator yang salah, brief yang tidak jelas, atau tidak ada yang mengingatkan.

Aturan dari TikTok Shop yang perlu Anda tahu

Berdasarkan panduan sampel gratis di Seller Center Indonesia:

  • Kreator punya 14 hari setelah sampel diterima untuk posting. Syaratnya: video publik yang bertahan minimal 3 hari, atau LIVE dengan produk disematkan lebih dari 10 menit.
  • Sample Post Rate = sampel yang sudah diposting ÷ sampel yang diterima. Seller bisa memakai angka ini untuk memutuskan apakah menyetujui permintaan sampel berikutnya.
  • Kreator yang menerima 5 sampel gratis atau lebih dengan 0% posting dalam periode evaluasi bisa dibatasi aksesnya ke sampel gratis.
  • Seller bisa memberi rating 1 sampai 5 untuk konten dari sampel, dan rating ini terlihat oleh seller lain.
  • Seller harus memproses permintaan sampel dalam 7 hari.

Artinya, TikTok sudah memberi Anda alat untuk menyaring dan menilai kreator. Yang sering kurang adalah kebiasaan memakainya secara konsisten.

1. Saring sebelum mengirim

  • Cek Sample Post Rate dan rating kreator sebelum menyetujui permintaan.
  • Cek apakah kreator pernah menerima sampel dari Anda sebelumnya, dan apa hasilnya. Kreator yang dua kali tidak posting untuk brand Anda tidak perlu dapat kesempatan ketiga.
  • Lihat video terakhirnya: apakah ia benar-benar membuat konten jualan di kategori Anda, atau hanya video umum?

2. Brief yang jelas dan singkat

Banyak kreator tidak posting karena ragu harus membuat apa. Satu pesan singkat sudah cukup: 2 sampai 3 poin utama produk, hal yang tidak boleh diklaim, contoh video yang Anda suka, dan pengingat untuk menyematkan tautan produk.

3. Ingatkan di waktu yang tepat

Pengingat bekerja paling baik saat kreator sudah memegang produknya. Jadwal yang masuk akal: hari ke-3 setelah diterima (ringan, tanya apakah ada pertanyaan), hari ke-7 (ingatkan batas waktunya), dan hari ke-14 (batas terakhir). Lebih dari itu biasanya hanya membuat hubungan jadi canggung.

4. Setelah 14 hari: nilai, lalu putuskan

  • Posting dan menjual: prioritas untuk sampel berikutnya.
  • Posting, tapi tidak menjual: lihat jumlah tayangan. Tayangan tinggi tanpa penjualan bisa berarti masalah di produk atau harga, bukan di kreator.
  • Tidak posting: beri rating yang jujur dan berhenti mengirim. Jangan memblokir terlalu cepat jika masih dalam 14 hari.

Catat biaya setiap sampel yang tidak diposting (HPP + ongkos kirim). Angka ini biasanya lebih besar dari perkiraan, dan menjadi alasan paling kuat untuk memperketat seleksi kreator.

5. Hitung berapa biayanya

Kalau Anda mengirim 40 sampel sebulan dengan biaya Rp60.000 per sampel, dan Sample Post Rate kreator Anda 60%, berarti sekitar 16 sampel atau Rp960.000 per bulan tidak menghasilkan konten sama sekali. Cara menghitung ROI lengkapnya ada di artikel cara menghitung ROI sampel gratis.

CreatorFlow mengotomatiskan langkah 3 sampai 5: mendeteksi video yang diposting kreator setelah menerima sampel, mengirim pengingat email pada hari ke-3, 7, dan 14, lalu memberi setiap kreator skor 0 sampai 100 dengan rekomendasi: kirim lagi, tindak lanjuti, atau berhenti.

Lihat ROI setiap sampel secara otomatis

CreatorFlow melacak video yang diposting kreator setelah menerima sampel dan menghitung ROI per sampel, kreator, dan kampanye. Gratis 14 hari, tanpa kartu kredit.

Coba gratis